Santai-santai di Fisherman Wraft dan Pier 39

Santai sore di Pier 39 sambil memandangi teluk San Francisco dan penjara Alcatraz dari jauh (foto kredit: Dewi Widya Ningrum)

Dari Golden Gate Bridge, saya naik bus ke Lombart Street. Nggak afdol katanya kalau nggak mampir ke jalan berkelok-kelok yang satu ini (baca postingan blog sebelumnya ya…). Setelah jepret sana jepret sini, saya lanjut berjalan kaki ke kawasan Fisherman Wraft.

Rute yang saya tempuh ke Fisherman Wraft nggak begitu capek karena jalannya turunan. Kalau malas jalan kamu bisa naik cable car seharga 7 dolar AS, nanti berhenti di stasiun cable car yang ada di dekat Fisherman Wraft. Saya lebih suka jalan kaki sambil melihat-lihat sekitar.

Fisherman Wharf wajib dimasukkan dalam agenda jalan-jalan karena di sini kamu bisa duduk santai-santai sambil makan dan menikmati pemandangan indah Teluk San Francisco. Fisherman Wraft adalah kawasan pelabuhan yang bersejarah di San Francisco (SF). Continue reading

Wisata San Francisco: Golden Gate Bridge dan Penjara Alcatraz

Area untuk pejalan kaki dan pesepeda di Golden Gate Bridge San Francisco (foto: dewningrum.com)

San Francisco lagi summer saat saya bertandang ke sana Agustus lalu. Jadwal penerbangan pulang ke Jakarta dapatnya dini hari jam 00.50 waktu setempat. Jadi sebelum pulang saya mencoba memanfaatkan waktu yang tersisa untuk mengeksplor kota yang terkenal dengan bukit-bukitnya itu, meski cuma 1/2 hari.

Saya sengaja checkout lebih awal, lalu koper saya titipkan ke petugas hotel. Ada satu hal menarik terkait proses checkout di hotel yang saya inapi yaitu Hotel Hilton (ini karena dibayari makanya nginep di sini, kalau gak pasti cari hostel yang murmer hehehe). Proses checkout di sini sangat simpel, cukup tekan tombol checkout dari telepon kamar lalu kita dikasih pilihan: kunci ditinggalkan saja di room atau bisa juga diserahkan ke resepsionis. Saya pilih meninggalkan kunci di kamar biar nggak perlu melapor lagi dan antri di resepsionis.

Rute saya hari itu, karena waktu tidak banyak, adalah Golden Gate Bridge – Lombart Street – Pier 39 di area Fisherman Wraft, lalu balik ke kawasan Union Square ke hotel tempat saya menginap.
Continue reading

Lombart Street, Jalan Berkelok-kelok di San Francisco

Lombart Street, jalan berkelok-kelok di San Francisco (foto: dewningrum.com)

San Francisco terkenal dengan jalan-jalannya yang berbukit-bukit. Di beberapa titik jalannya turunan banget atau sebaliknya, tanjakan banget. Nggak heran kalau San Francisco sering digunakan sebagai tempat syuting film karena kotanya sangat indah. Kalau pernah nonton film komedi Mrs. Doubtfire atau The Rock, pasti familiar dengan kota ini.

Salah satu jalan yang terkenal di San Francisco adalah Lombart Street. Letaknya tidak begitu jauh dari lokasi rumahnya “Mrs. Doubtfire” yang dipakai di film komedi yang dibintangi almarhum Robin Williams. Beruntung saya sempat blusukan di San Francisco meski waktu luangnya cuma 1 hari aja. Saya ke sini beberapa bulan lalu untuk menghadiri acara Intel Developer Forum.
Continue reading

Tips Nyaman Menginap di Hostel

Gambar: Salah satu hostel di Bangkok

Di postingan sebelumnya saya cerita kalau penginapan merupakan item yang penting dipikirkan ketika travelling. Penginapan yang mahal tentu akan membuat biaya perjalanan membengkak. Solusi agak biaya jauh lebih murah adalah dengan memilih menginap di hostel murah, bersih namun tetap nyaman.

Bagi yang penasaran pengen nyoba nginap di hostel, aman gak ya nginap di kamar yang rame-rame gitu? Apa aja yang harus dipersiapkan? Nah, ini ada beberapa tips yang perlu kamu ketahui.

Continue reading

Menikmati Kicauan Burung di “Jurong Bird Park”

Saya memutuskan check-out di pagi hari dari hostel tempat saya menginap di kawasan China Town. Hari itu adalah hari terakhir saya di Singapore, setelah sebelumnya 2 hari mengikuti acara rIGF.

Saya pikir, kalau harus balik lagi ke hostel hanya untuk ambil tas malah ribet, mengingat tujuan saya hari itu cukup jauh jaraknya. Saya pun akhirnya berjalan-jalan dengan membawa tas backpack plus laptop yang cukup bikin bahu saya pegal-pegal karena berat.. :p

Tujuan hari itu adalah ke Jurong Bird Park, yang terletak di ujung barat Singapore. Jurong Bird Park  adalah taman burung terbesar di dunia. Dibuka pertama kali pada Januari 1971 di lahan seluas 20,2 hektar.

Continue reading