Wisata San Francisco: Golden Gate Bridge dan Penjara Alcatraz

Area untuk pejalan kaki dan pesepeda di Golden Gate Bridge San Francisco (foto: dewningrum.com)

San Francisco lagi summer saat saya bertandang ke sana Agustus lalu. Jadwal penerbangan pulang ke Jakarta dapatnya dini hari jam 00.50 waktu setempat. Jadi sebelum pulang saya mencoba memanfaatkan waktu yang tersisa untuk mengeksplor kota yang terkenal dengan bukit-bukitnya itu, meski cuma 1/2 hari.

Saya sengaja checkout lebih awal, lalu koper saya titipkan ke petugas hotel. Ada satu hal menarik terkait proses checkout di hotel yang saya inapi yaitu Hotel Hilton (ini karena dibayari makanya nginep di sini, kalau gak pasti cari hostel yang murmer hehehe). Proses checkout di sini sangat simpel, cukup tekan tombol checkout dari telepon kamar lalu kita dikasih pilihan: kunci ditinggalkan saja di room atau bisa juga diserahkan ke resepsionis. Saya pilih meninggalkan kunci di kamar biar nggak perlu melapor lagi dan antri di resepsionis.

Rute saya hari itu, karena waktu tidak banyak, adalah Golden Gate Bridge – Lombart Street – Pier 39 di area Fisherman Wraft, lalu balik ke kawasan Union Square ke hotel tempat saya menginap.

Naik apa ke Golden Gate Bridge?

Subway di Powell Street Station (foto: dewningrum.com)

Subway di Powell Street Station (foto: dewningrum.com)

Karena lokasinya agak jauh dari hotel, saya memutuskan untuk naik subway dari Powell Street Station. Sayangnya gak ada subway yang langsung ke jembatan Golden Gate, jadi kita harus lanjut naik bus ke sana. Dari Powell Street Station saya turun di persimpangan 5th & Mission Street, lalu lanjut naik bus nomor 28. Bus ini akan mengantarkan kita ke lokasi pemberhentian bus di area Golden Gate Bridge.

Dari Powell Street Station saya lanjut naik bus ke Golden Gate Bridge (foto: dewningrum.com)

Dari Powell Street Station saya lanjut naik bus ke Golden Gate Bridge (foto: dewningrum.com)

Bisa ngapain aja di Golden Gate Bridge?

Golden Gate Bridge adalah salah satu landmark paling terkenal di dunia, khususnya di San Francisco. Jembatan ini sering mejeng di televisi sebagai tempat wisata favorit dan juga di poster-poster hingga kartu pos.

Setibanya di sana, saya langsung bisa melihat pesona jembatan megah berwarna merah itu dari jauh. Begitu turun dari bus, kita bisa melihat informasi mengenai berat dan panjang material yang digunakan untuk membangun jembatan. Di sini kita bisa foto-foto dengan latar jembatan Golden Gate dan hamparan luas Samudera Pasifik.

Selfie dulu... mumpung lagi di sini (foto: dewningrum.com)

Selfie dulu… mumpung lagi di sini (foto: dewningrum.com)

Kegiatan lain yang ‘wajib’ dilakukan kalau ke sini adalah:

Jalan kaki menyusuri jembatan
— Jangan lewatkan kesempatan untuk berjalan kaki menyusuri jembatan Golden Gate. Dari sini kita bisa melihat hamparan Samudera Pasifik di satu sisi dan Teluk San Francisco di sisi lainnya. Dari sini kita juga bisa melihat pulau Alcatraz dari kejauhan.

Rental sepeda — Kalau ada waktu banyak di sini, cobain deh sewa sepeda. Kamu bisa sepedaan menyusuri jembatan sampai ujung, gak terlalu capek dibanding jalan kaki. Karena waktu saya tidak banyak, saya cuma berjalan kaki saja dan melihat-lihat. Jangan lupa ambil foto sebanyak-banyaknya saat di sini ya.. 🙂

Oya, dilarang main skateboard, skating, bawa motor, maupun bawa hewan peliharaan selama berada di area pedestrian di jembatan ini. Jembatan ‘buka’ pukul 5 pagi – 9 malam untuk pejalan kaki, di luar itu pejalan kaki dilarang melintasi jembatan ini. Khusus untuk pesepeda, jembatan buka dari jam 5 pagi – 3.30 sore (Senin-Jumat) dan setelah jam 9 malam. Untuk Sabtu-Minggu dilarang bersepeda di jembatan ini karena saat weekend ramai pejalan kaki. Oya, jembatan Golden Gate juga merupakan bagian dari sejarah bunuh diri. Setiap tahunnya ada saja orang yang bunuh diri dengan cara melompat dari jembatan ini. Kisah bunuh diri ini pun dibuat dalam sebuah film dokumenter berjudul “The Bridge”.

Di Golden Gate Bridge kita bisa jalan kaki menyusuri jembatan yang panjang atau sewa sepeda. Situs bersejarah Fort Point berada tepat di bawah jembatan (foto: dewningrum.com)

Di Golden Gate Bridge kita bisa jalan kaki menyusuri jembatan yang panjang atau sewa sepeda. Situs bersejarah Fort Point berada tepat di bawah jembatan (foto: dewningrum.com)

Nyebrang ke Alcatraz Island — Kalau waktunya lowong (gak mau kemana-kemana lagi), gak ada salahnya nyebrang sebentar ke Alcatraz Island yang terletak di Teluk San Francisco. Di sinilah terdapat penjara yang sangat terkenal di dunia itu. Tapi Alcatraz sekarang sudah dijadikan tempat wisata, tempat ini dibuka untuk umum pada tahun 1973.

— Sekilas Alcatraz —

Pada awalnya Alcatraz dibangun sebagai benteng pertahanan militer pada tahun 1850. Lalu mulai berubah fungsi sebagai penjara militer, kemudian dijadikan sebagai penjara federal dengan tingkat keamanan tinggi pada Agustus 1934. Penjara ini ditujukan untuk para narapidana yang sering membuat masalah di penjara federal Amerika lain, misalnya sering membuat onar, jadi biang kerok atau membunuh sipir sehingga dianggap perlu diasingkan.

Alcatraz Island, dulunya di sini ada penjara untuk narapidana kelap kakap. Sekarang penjara ini dijadikan tempat wisata (foto: dewningrum.com)

Alcatraz Island, dulunya di sini ada penjara untuk narapidana kelap kakap. Sekarang penjara ini dijadikan tempat wisata (foto: dewningrum.com)

Alcatraz sebenarnya adalah nama burung pelikan (dalam bahasa Spanyol), yang memberi nama pulau ini adalah Juan Manuel de Ayala (warga Spanyol) — orang pertama yang ke pulau ini. Ia menjuluki pulau itu dengan sebutan “La Isla de Los Alcatraces” (pulau burung pelikan).

Napi yang mendekam di penjara ini umumnya pelaku kejahatan kelas kakap atau yang membutuhkan bimbingan moral. Konon katanya napi yang dipenjara di sini tidak mungkin bisa kabur dengan cara berenang karena arus air di Teluk San Francisco ini sangat kuat. Salah satu penjahat terkenal yang pernah ‘menginap’ di sini adalah Al Capone.

Alcatraz akhirnya ditutup dan ditinggalkan pada tahun 21 Maret 1963 karena biaya operasioal yang dibutuhkan untuk mengelola tempat ini terlalu mahal dibandingkan penjara lain.

Mampir ke Fort Baker dan Fort Point — Dari Fort Baker kamu bisa melihat pemandangan jembatan Golden Gate dan kota San Francisco dengan view yang bagus. Kalau Fort Point lokasinya ada di bawah jembatan Golden Gate, di sisi selatan. Tempat ini awalnya dibangun sebagai benteng untuk melindungi Teluk San Francisco Bay dari kapal perang musuh. Benteng ini sekarang dilindungi sebagai situs bersejarah dan dikelola oleh National Park Service.

Makan di Round House — Ada sebuah restoran yang terletak di ujung selatan Jembatan Golden Gate. Bangunannya berbentuk bulat, sebutannya Round House Cafe. Di sini kamu bisa istirahat sambil mengisi perut yang keroncongan atau sekadar minum.

Di Round House Cafe kamu bisa beli makanan kayak burger, hotdog dan kue-kue serta minuman (foto: dewningrum.com)

Di Round House Cafe kamu bisa beli makanan kayak burger, hotdog dan kue-kue serta minuman (foto: dewningrum.com)

Tips:
— Pastikan kamu membawa jaket karena di sini anginnya kencang dan dingin meski lagi summer.
— Pastikan pula sepatu yang kamu pakai nyaman karena akan banyak berjalan kaki.

(dew)

16 Comments

Leave a Comment.