Tips Nyaman Menginap di Hostel

Gambar: Salah satu hostel di Bangkok

Di postingan sebelumnya saya cerita kalau penginapan merupakan item yang penting dipikirkan ketika travelling. Penginapan yang mahal tentu akan membuat biaya perjalanan membengkak. Solusi agak biaya jauh lebih murah adalah dengan memilih menginap di hostel murah, bersih namun tetap nyaman.

Bagi yang penasaran pengen nyoba nginap di hostel, aman gak ya nginap di kamar yang rame-rame gitu? Apa aja yang harus dipersiapkan? Nah, ini ada beberapa tips yang perlu kamu ketahui.

1. Cek lokasi
Setelah check-in dan naruh barang, gak ada salahnya luangkan waktu sebentar untuk menengok-nengok ada apa saja di penginapan kamu. Apakah kamar tersebut hanya diisi oleh kamu sendiri atau ada orang lain? Kenali pula daerah di sekitar hostel kamu, di mana supermarket terdekat, apotek, tempat makan, dll.

2. Pertimbangkan jenis room
Kalau ini pengalaman pertama kamu nginap di hostel, sendirian pula, coba pilih room yang single-sex dulu biar kamu bisa merasakan suasananya. Kalau udah pede, nanti di travelling selanjutnya gak ada salahnya kamu coba yang room mix-dormitory (campur), menyenangkan juga lho bisa kenal dengan berbagai karakter orang.. Pas di Seoul, saya nginap di hostel kamar mix-dorm, sekamar ada 10 bed, disitu saya kenalan dan ngobrol2 sama traveller dari Amerika, Jepang, Bangkok.

3. Pilih tempat tidur bawah
Tempat tidur di hostel backpacker umumnya bertingkat, ini agar mereka bisa menampung lebih banyak tamu dibanding jika tempat tidurnya single. Seandainya kamu boleh dan bisa memilih, lebih baik pilih tempat tidur yang bagian bawah. Saya pribadi lebih suka di bawah karena akses naik turunnya lebih mudah.

4. Perlengkapan ekstra
Bawalah perlengkapan ekstra saat bepergian seperti selimut tipis untuk alas di kasur, handuk kecil, sabun dan sampo untuk jaga-jaga kalau-kalau di kamar mandi hostel gak disediain sampo dan sabun cair, atau handuk. Just info, di kamar mandi hostel biasanya sudah tersedia sabun dan sampo cair yang tinggal pencet, untuk dipakai bersama-sama. Kamu juga akan dikasih handuk, sprei, tapi kalau tak nyaman pakai handuk sendiri aja dan alasi sprei yang ada dengan selimut tipis yang kamu bawa.

5. Earphone
Namanya juga nginap sekamar rame-rame, gak ada yang bisa menjamin apakah tamu lain yang menginap di situ menghormati privasi orang lain. Bukan berarti hostel ribut dan gak nyaman lho ya.. Tapi ketika kita berbagi kamar, kita tidak bisa menjamin kalau kamar tersebut akan terbebas dari suara-suara aneh yang mengganggu seperti ngorok misalnya. Jadi bawalah penyumbat telinga atau earphone agar tidur kamu nyenyak.

6. Manfaatkan locker
Jangan meninggalkan uang, paspor dan barang berharga tergeletak begitu saja di tempat umum. Hal yang sama berlaku saat nginap di hostel, kita harus tetap waspada. Karena itu hostel biasanya menyediakan loker penyimpanan lengkap dengan kuncinya, simpanlah barang-barang berharga kamu di situ. Atau…, kadang-kadang saya menaruh ponsel dan paspor saya di bawah bantal saat saya tidur.

7. Jangan malu-malu
Saya tipe yang cuek dan diam-diam senang mengamati orang lain. Menurut pengamatan saya selama ini, pelancong yang nginep di hostel senang bercakap-cakap dengan orang baru, mencari kenalan.. Jadi jangan malu-malu, perkenalkan diri dan ceritakan tentang Indonesia, atau berbagi info kamu mau kemana aja di negara yang kamu datangi tersebut. Hostel adalah tempat terbaik untuk bertemu orang lain, mencari teman dan berbagi tips perjalanan yang berharga.

8. Enjoy
Apapun kondisinya, kuncinya adalah nikmati setiap situasi yang kamu alami di sana, dan hormati privasi orang lain jika kamu juga tak ingin diganggu. Cobalah mengenal orang baru dan nikmati setiap jengkal petualangan kamu.. 🙂

Happy travelling…

-dew-

13 Comments

  1. kak Dew, mau tanya dong. Saya ada rencana nginap di hostel. Amankah barang2 kita di letakkan di kamar pada saat kita tinggalkan untuk mandi? dan apakah jenis koper kecil bisa kita gunakan? ataukah sebaiknya menggunakan ransel?

    Reply
    • Selama ini aman terkendali 🙂
      Lagipula di hostel biasanya disediakan locker untuk menyimpan barang2 berharga kita. Bawa koper atau ransel gak apa-apa..

      Reply
    • PisaÅ‚em tu już o reformie rolnej w guberni KowieÅ„skiej przed I wojnÄ… Å›wiatowÄ… dokonanej mózgami i rÄ™kami „polskich obszarników” przy wydatnym udziale dziedzica PojoÅ›cia Aleksandra Meysztowicza.NapisaÅ‚em w tym tekÅ›cie takie zdanie. Nie raczyÅ‚ go pan zauważyć, ma pan w gÅ‚owie pustkÄ™, a obok niej wielkÄ… biblitekÄ™. Martwi mnie to pierwsze i zazdroszcze panu drugiego. Å»egnam jednak bez żalu.

      Reply
    • since you are discussing our values, one of which is secularism, i’d like to know one thing. some indian muslim visitors here claim that ‘islam is the most important thing for them’, are these people secular (i’m sure they don’t vote for BJP), given that islam prescribes an islamic politico – legal system?”Maybe I am missing something here.Where is the conflict between my belief that “Islam is the most important thing for me” and “State should not discriminate among its citizens on basis of race, religion, gender etc.”?

      Reply
  2. permisi mo tanya.gue bulan depan tgl 14 s/d 18 februari 2013 (5D4N) ke singapore sama mama.kira2 klo nginap di hostel aman gak sih klo sama mama?klo gue sih tidur dimana aja gak masalah yg penting aman (dalam artian barang gak mungkin hilang kaya passport,uang,laptop,dll).mama juga gak masalah tidur dmn aja.maksudnya ntar ada yg ngejek gak klo saya nginap di hostel sama mama,secara gue cowok.hehehe.rencana mau di hotel.tp 4 malam lumayan mehong.makanya biar irit mau nginap di hostel aja.ada rekom hostel murah,bagus,and aman gak?

    Reply
    • Gak akan diketawain, orang-orang sana sangat menghormati privasi, mereka juga gak mau diganggu..

      Info hostel bisa cek di hostels.com, agoda.com, tiket.com atau situs2 sejenis. Di situ kamu bisa baca review2nya dari yang pernah nginap di hostel itu..

      Reply

Leave a Comment.