Wisata Korea: Secuil Pengalaman Memakai Hanbok

Seorang wanita dan anak memakai Hanbok

Annyeong Haseyo…

Wuih, lagi-lagi nulis soal Korea.. karena ‘utang’ nulis pengalaman saat di Seoul belum lunas.. 😛   *cayooo (nyemangatin diri sendiri). Kali ini saya mau sharing tentang pakaian tradisional masyarakat Korea Selatan, Hanbok.

Sewaktu mengikuti workshop di Korea, kami para peserta sempat diperkenalkan dengan budaya di sana. Jadi ada sesi khusus “Korean Spirit and Culture”. Wah coba kalau di Indonesia juga diterapin kayak begini yaaa..

Singkat kata, kami diperkenalkan dengan beberapa tradisi Korea: sejarah Hangeul dan penemunya (King Sejong), tradisi hormat dan memberi angpau ke anak kecil saat perayaan hari besar, camilan dan kue-kue khas Korea serta pakaian tradisional Hanbok. ‘Acara’ pemberian angpau diperagain oleh dua anak kecil…

Di sesi tersebut, kami diberi kesempatan mencoba Hanbok. Yang saya suka dari Hanbok ini adalah pakaiannya simpel dan warnanya yang cerah ceria. Potongannya juga sederhana serta tidak memiliki saku. Hanbok biasanya dipakai saat acara-acara tertentu, seperti pernikahan, acara ulang tahun, perayaan hari besar/festival. Dulu, penggunaan Hanbok tidak sembarangan. Ada perbedaan kasta dalam hal bahan dan warna yang dipakai. Kaum bangsawan misalnya, memakai Hanbok dari kain yang ditenun atau bahan berkualitas tinggi seperti sutra. Warnanya bervariasi dan berwarna terang. Rakyat biasa tentu tidak bisa menggunakan bahan seperti itu karena nggak sanggup membeli.

Disain pakaian Hanbok juga mengalami perubahan dari waktu ke waktu. Hanbok yang dipakai saat ini sudah lebih modern dan simpel. Hanbok punya dua elemen utama: bagian atas (baju) disebut dengan Jeogori, bagian bawah (rok) disebut dengan Chima atau Baji (sebutan celana untuk Hanbok pria). Khusus Hanbok wanita, dilengkapi dengan pita (Otgoreum) yang melintang hingga ke bagian rok.

Yes! Akhirnya bisa juga nyobain pakaian ini, berasa jadi perempuan Korea hihihiii.. Kalau Hanbok yang saya pakai yang seperti ini nih… (saya yang dilingkari merah)

-dew-

11 Comments

  1. Terima kasih kak Dew infonya bermanfaat bingit buat aku, korea adalah salah satu negara yg ingin aku kunjungi, doain yah biar tabunganku bisa cukup untuk bekal ke sana ^^

    Reply
  2. terlihat sangat berwibawa pakai Jeogori berwarna gelap. aku suka melihatnya, belum pernah mencobanya. kak dew aku iri padamu bisa ke luar negeri dengan kepentingan kerja sambil menyelami kebudayaan tempat tujuan, bukan sekedar berwisata~~~. aku sungguh iri.

    Reply
  3. @Reny:

    Backpack-an aja.. cari tiket promo, hostel murah jadi bisa travelling sendiri.. sebelumnya nabung2 dulu 🙂

    Waktu itu kebetulan aku lagi ada kerjaan riset soal perempuan dan ICT. Untuk Indonesia, aku yang mengerjakan risetnya. Nah, kesana itu diundang untuk ikut workshop dan diskusi kondisi di negara masing2.. 😀

    Reply
  4. Wah kak dew beruntung udah bisa pake hanbok, asli dari korea. Jd envy Hehe.

    kak kalo boleh tw workshop yg kakak ikuti dsna workshop apa kak? reny juga pengen bisa ksana tp gak sekedar jalan2 aja. Pengennya ada hal lain yg bisa dilakukan dsana, kaya workshop mungkin.. 😀

    Reply

Leave a Comment.