Kerang Rebus “Murni” Simpang Limun – Medan

Lama tak menginjakkan kaki di Medan, akhirnya kesampaian juga bernostalgia makan kerang rebus di tempat langganan di daerah Simpang Limun. Namanya kerang rebus “Murni”. Lokasinya di pinggir jalan (warung tenda gitu), di pertigaan arah ke Kampung Baru, seberangnya pajak/pasar Simpang Limun).

Aiiih, kedai ini masih ada saja..  Padahal sudah berapa puluh tahun berlalu *wah saya makin tua donk 😀

Dulu pas saya masih kecil, saya sering makan kerang di sini bersama keluarga. Sekarang usaha kerang ini diteruskan oleh anaknya karena sang bapak sudah tua. Tapi sesekali si bapak katanya masih suka bantu-bantu.

Kerang yang dijual di sini kualitasnya bagus dan nggak amis. Bagaimana menandai kerang yang bagus? Kerang yang bagus biasanya akan langsung terbuka cangkangnya setelah direbus. Kalau kerang busuk biasanya akan sulit dibuka. Kerang yang dipakai adalah kerang bulu, di Medan kerang bulu ini sangat mudah dijumpai.

Kerangnya cuma direbus, lalu dimakan dengan bumbu yang terdiri dari nanas parut, bawang putih, kacang tanah sangrai yang digiling, saos sambal dan cabai hijau yang sudah dihaluskan (bisa ditambah jika ingin pedas). Semua bumbu tadi lalu diaduk.. Cara makannya: kerang ditusuk dengan garpu lalu dicocol ke dalam bumbu campuran tadi… cuma begitu, tapi bikin pengen lagiiii… Rasanya kenyal, gurih, manis, pedas dan segerrr karena ada nanasnya. Seporsinya dijual dengan harga 7 ribu Rupiah..

**
Alamat: Jln. Sisingamangaraja, Simpang Limun – Medan

-dew-

19 Comments

Leave a Comment.