Wisata Korea: 8 Makanan Korea yang Wajib Dicoba

Selama di Korea, saya jarang sekali bertemu orang lokal yang (maaf) gemuk. Orang Korea rupanya sangat memperhatikan asupan kalori yang mereka makan. Gak heran kalau Korea memiliki rating sebagai salah satu negara dengan tingkat obesitas terendah (menurut OECD). Ini karena orang-orang di sana suka makan sayuran, rebus-rebusan, sup. Kalaupun makan daging, porsinya kecil.

Ngomong-ngomong soal makanan, coba deh cicipi makanan di bawah ini. Semoga referensi makanan yang saya paparkan di bawah ini bisa dijadikan acuan kuliner jika kamu ke Seoul..

1. Bulgogi

Menu ini paling banyak dikenal, selalu ada di restoran-restoran Korea. Sekilas, tampak seperti Yakiniku. Terbuat dari irisan daging sapi sirloin yang dicampur dengan kecap asin, bawang putih, bawang bombay, minyak wijen, merica hitam, daun bawang dan gula/garam. Ada juga yang menambahkan wortel dan toge ke dalam menu ini agar berserat. Taburan biji wijen di atasnya menambah sedap makanan ini. Cara makannya macam-macam, bisa langsung disantap atau membungkusnya terlebih dulu dengan menggunakan daun selada, baru deh dilahap.. nyam nyam… rasanya gurih dan manis..

2. Bibimbap

Bibimbap artinya nasi campur. Dalam bahasa Korea, bibim artinya campuran, sedangkan bap artinya beras/nasi. Layaknya nasi campur, makanan ini terdiri dari nasi putih hangat dengan lauk pauk di atasnya berupa sayuran, jamur, sedikit daging sapi, dan telur mata sapi yang disusun sedemikian cantiknya. Bibimbap biasanya disajikan dengan sambal gochujang. Tapi sayang cantiknya gak bertahan lama, karena sebelum dimakan, nasi dan lauk pauk tadi harus diaduk menjadi satu baru dimakan.. begitu cara makannya.. 😀

3. Kimchi

Bisa dibilang, Kimchi adalah makanan wajib di Korea. Di mana pun kamu makan dan apapun makanan yang kamu makan di restoran mahal atau pinggir jalan, pasti selalu ada Kimchi yang menemani. Di Korea, Kimchi selalu dihidangkan sebagai pelengkap makanan utama. Kimchi adalah makanan tradisional Korea yang terbuat dari sayuran yang difermentasi. Terbuat dari sawi putih / lobak yang dibalut dengan serbuk cabai, bawang putih, bawang merah, kecap ikan, dan bumbu-bumbu lainnya.

Dulu, Kimchi dibuat sebagai persediaan makanan untuk musim dingin. Setelah dicampur bumbu-bumbu dan garam, sayuran tadi dimasukkan ke dalam guci yang terbuat dari tanah liat lalu disimpan beberapa bulan. Selanjutnya, bakteri laktobasilus akan dibiarkan ‘bekerja’ untuk menghasilkan sayuran terfermentasi yang lezat.

Ada yang lucu soal Kimchi ini. Umumnya kalau kita lagi berfoto, orang-orang biasa menyebut kata “cheese” agar pada saat difoto terlihat sedang tersenyum. Nah kalau di Korea, saat mau berfoto orang-orang mengucapkan kata “Kimchi…”

4. Topokki

Topokki adalah salah satu jajanan tradisional yang populer di Korea. Bahan dasarnya terbuat dari tteok, yaitu jajanan dari tepung beras yang dibentuk bulat memanjang. Tekstur kenyal-kenyal sangat terasa di lidah saat memakan jananan ini. Topokki selalu disajikan dalam keadaan panas dengan saus yang pedas karena ditambahkan kochujang (hot chili pepper paste) dan kochukaru (hot chili pepper powder). Bisa dijumpai di pinggir-pinggir jalan. Orang-orang di sana biasanya makan jajanan ini sambil berdiri di kios yang menjajakannya.

Dulu, hanya keluarga kerajaan yang boleh memakan Topokki. Makanan ini pertama kali dibuat pada masa Dinasti Joseon oleh salah seorang juru masak di sana. Beruntung sekarang semua kalangan bisa memakan Topokki.

5. Samgyetang (Soup Ayam Ginseng)

Korea sangat terkenal dengan ginsengnya yang berkualitas baik karena ditanam di tanah yang subur dengan iklim yang sesuai. Selain untuk obat, ginseng juga dijadikan makanan. Salah satunya Samgyetang alias sup ayam ginseng. Makanan ini dibuat dari ayam muda, ketan, ginseng, bawang putih, jahe dan bumbu pelengkap lainnya. Rasanya enak lho, seger… seperti makan sup ayam. Uh, sayang saya lupa motret makanan ini.. 🙁

6. Korean Scallion Pancake (Pa Jun)

Kalau tidak salah, saya makan ini di daerah Insadong (salah satu tempat belanja barang / oleh-oleh di Seoul). Di Korea, makanan ini disebut dengan pancake daun bawang, ada sayur-mayur di dalamnya. Makannya dicocol pakai kuah berbumbu berwarna hitam, atau disantap dengan nasi sebagai lauk juga enak.

Bisa untuk camilan, hidangan pembuka, atau lauk untuk makan. Mirip seperti martabak telur kalau di Indonesia. Disantap dalam keadaan hangat lebih nikmat..

7. Pasta ala Korea

Saya lupa apa nama makanan ini. Tapi yang jelas, ini adalah spageti. Saya makannya di sebuah resto Italia di area Sookmyung University.

Hidangan pasta Italia ini disajikan dengan gaya dan resep ala Korea. Apa karena lidah saya sudah terbiasa dengan spageti rasa Italia, hidangan ini agak aneh menurut saya karena disajikan dengan acar timun.. tapi tidak terasa eneg.

8. Kue tradisional Korea

I love traditional cake! Gara-garanya dulu waktu kecil ibu rajin membuat jajanan tradisional (getuk, cenil, lupis, kue lapis, dll) untuk dimakan di rumah, agar gak jajan di luar. Nah, beberapa jajanan tradisional yang menurut saya patut dicoba adalah:

Yakgwa, dicetak dalam bentuk bunga yang sedang merekah, warnanya coklat, rasanya manis dengan aroma wijen, jahe, kayu manis yang terasa di lidah. Bagian luar kue ini dilapisi madu/sirup malt yang dibubuhi kayu manis bubuk.

Chapssaltteok, mirip kue mochi, terbuat dari tteok yang diisi dengan kacang merah yang dihaluskan, ada juga yang dibuat dari labu.

Songpyeon, jenis kue beras (tteok) yang dibentuk seperti bulan sabit dan dikukus. Ada yang berisi ada yang tidak. Isinya macam-macam, ada kacang merah, kacang kedelai, wijen, chestnut, jujube.

Kue kacang? Maaf, saya gak tau julukannya di sana.. mirip ting ting kacang, mengandung biji wijen, gula merah dan madu. Karena saya tidak suka manis dan kacang, jadi saya tidak terlalu menyukainya.

Oya, satu lagi… sewaktu jalan kaki menyusuri jalanan di kota Seoul, saya ketemu dengan jajanan bernama Hoetteok. Sejenis roti yang terbuat dari adonan ragi, dicampur dengan kayu manis, gula merah dan kenari. Bentuknya seperti pancake namun teksturnya padat. Rasanya enak, manis.. Katanya, jajanan ini sangat disukai anak-anak di sana.

Oke, sekian dulu liputan makanannya ya.. semoga bermanfaat.. 🙂

-dew-

18 Comments

Leave a Comment.