Tentang Transportasi di Bangkok

Bangkok nggak beda jauh dengan Jakarta.. sebuah kota besar dengan banyak gedung tinggi berdiri. Kemacetan lalu lintas juga tak jarang dijumpai di beberapa titik saat jam pergi atau pulang kantor.

Tapi pemerintahnya tampaknya sadar betul bahwa mereka harus memfasilitasi rakyatnya dengan sistem transportasi umum yang layak dan modern. Jadi jangan cemas dengan transportasi jika kamu datang ke sini..

Taxi

Cara termudah dan ternyaman berkeliling Bangkok adalah naik taksi. Umumnya taksi yang beredar di sini masih bagus-bagus baik mesin dan body-nya.. warnanya pun funky-funky, ada hijau-kuning, oranye terang, merah bahkan pink. Mencari taksi di sini juga nggak serepot seperti di Singapura, taksi-taksi ini banyak mangkal di sekitaran hotel, pusat perbelanjaan dan tempat wisata. Tarif awal ketika naik biasanya 35 Bath.

Eh tapi masalahnya, sedikit sekali sopir taksi di Bangkok yang bisa berbahasa Inggris sehingga komunikasi kita agak2 terganggu. Cara praktisnya adalah, sebelum kamu pergi ke suatu tempat, cobalah minta pihak hotel untuk menuliskan tempat tujuanmu dalam tulisan Thai. Jadi cukup nunjukin tulisan itu saja ke sopir. Perlu diingat, ada taksi yang tidak mau pakai argo dan ada yang mau. Satu taksi bisa muat 4 orang, bahkan 5 (kalau sopirnya tidak keberatan). Jadi pintar2 kamu saja bernegosiasi dengan sang sopir.

Tuk-tuk

Tuk-tuk, kalau di Indonesia disebut bajaj, ini juga salah satu transportasi populer di Bangkok terutama di kalangan turis. Sebuah becak kuno yang dilengkapi mesin. Tarifnya bervariasi, tergantung jarak tempuh, kondisi lalu lintas, dan suasana hati sang sopir.

Tips:
-Sebelum naik, kamu sebaiknya tawar-menawar dulu karena sang sopir pasti menaikkan tarifnya sesuka hati, terutama kepada turis.
– Jangan lupa selalu bawa peta agar kamu tahu arah tujuanmu.
– Hindari naik tuk-tuk pada jam-jam sibuk (7-9 pagi dan 16-19 sore), kalau kamu tak ingin terjebak macet dan berpolusi ria di jalanan.
– Kalau jarak tujuanmu nggak terlalu jauh, tuk-tuk bisa jadi pilihan. Kadang-kadang malah biayanya hampir sama dengan taksi dengan tujuan yang sama.

Skytrain (BTS)

Nah.. kalau mau jalan-jalan bebas macet, cepat dan nyaman selama di Bangkok, pilihlah skytrain. Skytrain ini punya 2 jalur: Silom Line untuk barat ke selatan dan Sukhumvit Line untuk utara ke timur. Skytrain beroperasi dari jam 6.30 pagi sampai tengah malam. Tarifnya tergantung berapa banyak stop (stasiun) yang kamu lewati.

Kalau mau leluasa melancong kemana-mana, lebih baik beli yang unlimited. Harganya sekitar 120 Bath untuk durasi satu hari. Beberapa stasiun ada yang menyediakan fasilitas lift untuk penyandang cacat, seperti di stasiun Mo Chit, Siam, Asok, On Nut dan Chong Nonsi.

Kereta bawah tanah (MRT)

Selain Skytrain, satu lagi transportasi umum yang cepat, nyaman dan efisien di Bangkok adalah Mass Rapid Transit (MRT). Sayangnya jalur MRT ini masih sedikit, baru Blue Line saja.. tidak seperti di Singapura yang punya jalur MRT lebih banyak. Penambahan jalur sudah direncanakan tapi katanya masih menunggu approval dari pemerintah.

Untuk Blue Line, jalur ini melayani 18 stasiun, mulai dari Hua Lamphong di Selatan hingga Bang Sue di utara. Beberapa titik pemberhentian yang ramai dikunjungi antara lain Chatuchak Weekend Market, Thailand Cultural Centre, Queen Sirikit National Convention Centre, Lumpini Park, Silom dan Sukhumvit Road. Kereta MRT dipastikan datang tepat waktu. Untuk tiket, kamu bisa membeli yang versi single journey melalui mesin atau kartu melalui loket.

Boat

Kalau mau berkeliling Bangkok sambil menyusuri sungai dan kanal-kanal di Bangkok, pilihlah Boat. Pilihan boatnya mulai dari private hingga umum. Sewa private boat biasanya 700 – 800 Bath (menurut teman saya yang pernah nyewa). Kebetulan pas di Bangkok saya cuma mencoba yang boat umum, tarifnya 11 Bath dari dermaga N3 bernama “Si Phraya” ke dermaga N8 bernama “Tha Tien”.

Bis Umum

Pihak yang bertanggung jawab menyediakan layanan bis untuk masyarakat di sini adalah Bangkok Mass Transit Authority (BMTA), di bawah yurisdiksi Kementerian Transportasi dan Komunikasi Thailand. BMTA mengoperasikan lebih dari 100 rute, yang dilayani oleh lebih dari 3.000 bis baik reguler maupun ber-AC.

Agar lebih mudah mencari tahu rutenya, kamu cukup menghafalkan nomor bis, jenis bis dan warnanya saja. Pastikan kamu sudah punya peta MBTA (bisa didapat di terminal bus). Sebagian besar bis biasanya beroperasi dari jam 5.00 – 23.00 setiap hari. Ongkos untuk bus reguler non-AC kira-kira 7 Baht (warna krem-merah), dan 8 Baht (putih-biru). Khusus bus ber-AC (krem-biru) biayanya sekitar 10-20 Baht (tergantung jarak tempuh).

Ojek
Di Bangkok juga tersedia ojek. Kalau buru-buru ke tempat tertentu bisa naik ini. Tukang ojek di sini mudah dikenali. Mereka selalu memakai rompi berwarna oranye, biasanya sering berkumpul dalam grup-grup di dekat sudut-sudut jalan atau gedung perkantoran atau perbelanjaan, jalan sibuk, dan di dekat Skytrain / MRT.

Tarifnya mulai dari 10 Baht untuk jarak dekat sampai tak terhingga (tergantung jarak). Pastikan kamu negosiasi dulu sebelum naik ojek. Jangan lupa pakai helm, karena selain alasan keamanan, juga karena orang asing sering menjadi target polisi untuk didenda 😉

-dew-

7 Comments

Leave a Comment.