Aturan Main Ketika Menyelam

Halo.. sesuai janji, kali ini saya akan berbagi pengalaman belajar nyelam yang saya dapatkan, tentang aturan menyelam yang tidak boleh dilanggar. Semoga bermanfaat yaaa.. :)

***

Bagi sebagian orang, menyelam mungkin dianggap menakutkan karena dibayang-bayangi pikiran takut tenggelam. Ini wajar, setiap orang pasti punya rasa takut. Karena itu butuh tekad kuat kalau mau menyelam. Menyelam akan menjadi asyik, kalau kita sudah merasa nyaman.

Menyelam bisa menjadi olahraga yang berbahaya kalau kita tidak mengikuti aturan dasarnya, resiko nyawa jadi taruhan. Nah agar kegiatan diving kamu nyaman dan aman, wajib ikuti aturan2 dasar ini..

1. Cek kondisi fisik
Sebelum menyelam, pastikan kondisi fisik kamu dalam keadaan baik. Jangan paksakan diri kalau kamu dalam kondisi tidak fit, karena salah-salah bisa menyebabkan kematian.

2. Cek peralatan
Kamu wajib mengecek peralatan selam sebelum nyemplung, apalagi jika peralatannya bukan milik pribadi alias menyewa. Jangan sampai ada masalah ketika berada di dalam air. Pastikan regulator & selang regulator juga berfungsi baik.

3. Latihan yang cukup
Semakin sering latihan semakin baik, karena akan membuat kita merasa jauh lebih nyaman saat berada di bawah air. Kuncinya adalah merasa nyaman. Dan jangan pernah memaksakan diri di luar kemampuan kita saat menyelam, misalnya: telinga sakit karena besarnya tekanan air, jangan pernah maksa untuk terus turun ke bawah karena gendang telinga bisa pecah. Kendalikan diri, naik/turun pelan2 sampai kamu benar-benar merasa nyaman, lalu turun lagi perlahan-lahan.

4. Jangan pernah tahan nafas
Ingat, ketika berada di bawah air, maka tekanan terhadap paru-paru semakin besar. Sering-seringlah melatih teknik pernafasan. Teknik bernafas yang benar adalah dengan menarik nafas dalam lalu mengeluarkannya perlahan-lahan. Jangan menahan nafas saat di bawah air karena dapat menyebabkan paru-paru cedera, atau lebih buruknya pecah.

5. Jangan pernah diving sendirian
Salah satu peraturan penting diving adalah menjaga keselamatan. Jangan pernah menyelam sendirian di mana pun kamu berada, minimal harus ditemani seseorang. Setiap kali menyelam, harus ada mitra yang mengawasi kita untuk memastikan semuanya baik-baik saja (disebut dengan buddy). Kita pun sebaiknya mengawasi buddy, jadi saling mengawasi jika sesuatu terjadi. Ingat: jangan pernah melanggar peraturan ini. Jangan lupa pula untuk saling memeriksa peralatan kamu dan buddy kamu sebelum menyelam.

6. Rileks
Cobalah untuk santai dan nyaman saat di bawah air. Jika terjadi sesuatu, tenangkan diri, atur nafas, lihat sekeliling kamu, lalu bertindak. Jangan panik dan buru-buru naik ke permukaan. Kalaupun mau naik, atur pernafasan dahulu dan naiknya harus perlahan-lahan.

7. Naik/turun perlahan
Ketika naik/turun, pastikan kalau kamu tidak naik/turun terlalu cepat karena perbedaan tekanan dalam waktu cepat dapat berisiko terkena decompression illness (DCI).

***

Apa itu DCI? Ini adalah sejenis penyakit yang dihasilkan dari gelembung nitrogen yang terbentuk dalam aliran darah atau di dalam atau di dekat sendi, dapat menyebabkan rasa sakit. Penyebab utamanya adalah karena adanya perubahan dalam tekanan darah dan nitrogen dalam tubuh kita. Idealnya, udara yang terdapat dalam tangki scuba standar adalah 79% nitrogen, 21% oksigen.

Semakin lama dan dalam kita menyelam, maka nitrogen akan lebih banyak diserap tubuh. Masalahnya adalah ketika kita mulai naik ke permukaan maka tekanan akan mulai menurun. Saat naik tekanan menurun, tubuh kita pun juga mengurangi jumlah nitrogen dalam tubuh untuk menjaga keseimbangan.

So…, be safety diving ya ;)

-dew-

Comments (3)

el - 45December 12th, 2011 at 1:09 PM

thanx infonya kk

Adji nasutionJuly 3rd, 2012 at 9:59 AM

Sewaktu dulu kami sering mandi2 disungai gedung Johor, lompat dari atas jembatan kereta api -+ 25 m posisi kepala menungkik kebawah langsung menyelam dan timbul2 kepala terantuk dinding rupanya nyelamnya masuk cekungan dinding seperti gua… hahaha kalau dingat-ingat ngeri

dewJuly 30th, 2012 at 9:34 PM

@Adji:

Wah, hebat! Berani euy… anak sungai ya dulu?
Kalau aku lompat dari ketinggian segitu udah gemetaran tuch, hihihiii… :D

Leave a comment

Your comment