Serunya Parasailing & Banana Boat di Pantai Senggigi!

Bagi yang mau berlibur, apalagi yang suka tantangan, tak ada salahnya mencoba olahraga air yang bisa memicu adrenalin ini. Coba deh main parasailing dan banana boat! Dijamin puasssss dan penat hilang…

Lombok terkenal dengan pantai-pantainya yang indah, bersih dan masih alami. Salah satunya pantai Senggigi. Walau tidak seramai Bali, kawasan di sekitar pantai Senggigi makin ramai saja dari tahun ke tahun. Makin banyak hotel, resto, ataupun cafe yang berdiri.

Saya pun mampir ke salah satu cafe di sekitar pantai Senggigi, letaknya langsung menghadap ke pantai. Selain menjual lokasi untuk menikmati makanan dan minuman dengan suasana pinggir pantai, cafe ini juga menawarkan permainan parasailing dan banana boat.

Bermodal 125 ribu Rupiah, kamu bisa menikmati serunya berpetualangan terbang di atas laut dengan parasut sambil menikmati pemandangan di sekitar Senggigi. Entah kenapa, waktu itu saya bingung kok gak dipungut bayaran alias gratis main parasailing. Mungkin karena saya dianggap konsumen pembuka kali yaa.. atau pembawa hoki? Karena sehabis itu banyak yang daftar untuk ikut main parasailing.

Mainnya gak susah dan dijamin aman (kecuali pas lagi di atas parasutnya bocor dipatok burung, heheheee. Plung…… nyemplung deh ke laut, tapi kan ada pelampung jadi tenang aja).

Jadi nanti kamu akan diikat dengan sebuah parasut dengan 2 buah harnace (tali kekang), dan di ujung lainnya sebuah speed boat akan menarik kita dengan kecepatan tinggi. Bussshh… boat pun siap membawa kita ke tengah laut. Seperti ini penampakan saya ketika di atas..

Seru! Bisa terbang kayak burung. Kita akan dibawa terbang ke tengah laut dengan bantuan angin, sekitar 50 meter dari pinggir pantai. Trus di bawa keliling sampai akhirnya kembali ke titik awal lepas landas.

Gak perlu keahlian khusus untuk bisa bermain parasailing ini karena ada boat yang membawa terbang. Pas berada di atas, kita bahkan bisa ngeluarin coklat dari kantong trus dimakan deh :))

Yang perlu diperhatikan adalah pas mau mendaratnya. Saat akan mendarat, kita cukup memperhatikan aba2 dari petugas yang membawa 2 bendera: biru dan merah. Saat petugas melambaikan bendera merah, itu berarti kita harus menarik tali parasut yang sudah ditandai kain warna merah juga. Begitu juga jika petugas melambaikan bendera warna biru. Fungsinya adalah untuk mengarahkan pendaratan saja.

Next, banana boat. Usai main parasailing, saya coba main banana boat. Kenapa disebut banana boat? Karena boatnya berbentuk seperti pisang.. Satu boat kapasitasnya 5 orang, per orangnya dikenakan biaya 50 ribu.

Menurut saya, banana boat lebih menantang dibanding parasailing. Kalo parasailing, kita cuma ‘nongkrong’ aja di parasut, abis tu mendarat. Nah kalo banana boat, kita akan dijeburkan di tengah laut secara tiba-tiba. Sampai di tengah laut, dengan sengaja speed boat akan memutar tajam sehingga banana boat akan terbalik beserta semua penumpang di atasnya.

Karena diceburkan tiba2, mau gak mau keminum air laut yang asinnya minta ampun.. Butuh perjuangan juga untuk bisa naik ke boat lagi karena selain mengangkat badan ke atas rada2 susah, ditambah lagi baju basah. Belum lagi bagi yang bobotnya berat, selamat berjuang deh :p

Beruntung saya, main parasailing dan bananaboat, tapi cuma bayar biaya banana boat aja hehehee.. :D

Ayo dicoba… 😉

-dew-

11 Comments

    • Having just experience a passing of a loved on last week your words were a comfort. I also have to share with you that those are some of my most precious memories. Those tender but heart true statements that spring forth from our children’s mouths when they are little, well there simply is nothing sweeter. We loose that honest simplicity sometimes as we grow older. What a precious memory you will have for always!

      Reply

Leave a Comment.